Jakarta, ditrinews.com – Gempa bumi atau lindu kembali mengguncang wilayah Indonesia pada Selasa (27/01/2026), kali ini ada dua lokasi yang menjadi pusatnya. Pertama terjadi pada pukul 08.20 WIB dengan pusat gempa berada di wilayah Pacitan, Jawa Timur, dan kedua terjadi pukul 13.15 WIB di wilayah Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Berdasarkan hasil analisa Badan Meteoroligi, Klimatologi, dan Geofisikas (BMKG), untuk gempa yang pertama merupakan gempa tektonik dengan magnitudo 5,7. Episenter gempa terletak pada koordinat 8,18 derat Lintas Selatan (LS), dan 111,33 derajat Bujur Timur (BT), atau tepatnya di darat sekitar 24 kilometer arah tenggara Pacitan, Jawa Timur, dengan kedalaman 122 kilometer.
Sedangkan gempa yang kedua juga merupakan gempa tektonik dengan magnitudo 4,5. Episenter gempa terletak pada koordinat 7,87 LS dan 110,49 BT, atau tepatnya berada di darat sekitar 16 kilometer arah timur Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, dengan kedalaman 11 kilometer.
“Gempa pertama tergolong sebagai gempa bumi menengah yang disebabkan oleh aktivitas deformasi batuan di dalam lempeng, sedangkan gempa kedua merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas Sesar Opak,” ucap Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono, dalam keterangan rilisnya.
Lanjutnya, hingga pukul 13.45 WIB, hasil monitoring BMKG mencatat adanya 14 aktivitas gempa susulan dengan magnitudo sebesar 2,0. Untuk itu, kami mengimbau kepada masyarakat agar tetap tenang, waspada, dan mengikuti informasi resmi dari BMKG terkait perkembangan aktivitas kegempaan.
“Baik gempa bumi yang terjadi pertama dengan pusat gempa berada di wilaya Pacitan, Jawa Timur, maupun gempa bumi yang terjadi kedua dengan pusat gempa berada di wilayah Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Semuanya tidak berpotensi tsunami,” imbuh Daryono. (*)


