Ditrinews.com – Final lompat ski (ski jumping) nomor Large Hill putra pada Olimpiade Musim Dingin Milano Cortina 2026 di Predazzo Ski Jumping Stadium hari ini, Sabtu (14/02/2026), berlangsung dibawah sorotan tajam. Selain soal perebutan medali emas yang sengit, kompetisi ini juga diwarnai ketegangan terkait rumor kontroversi manipulasi regulasi tubuh atlet.
Selain persaingan teknis, atmosfer kompetisi memanas akibat isu regulasi yang disebut-sebut sebagai skandal terbesar tahun ini. Media internasional menyoroti dugaan penggunaan metode tidak wajar termasuk suntikan hyaluronic acid oleh beberapa atlet untuk memanipulasi ukuran tubuh, khususnya di area vital. Tujuannya adalah untuk mengakali pemindaian tubuh 3D (3D Body Scan) agar mendapatkan ukuran pakaian (ski suit) yang lebih lebar.
Dalam olahraga lompat ski, regulasi aerodinamika sangat ketat. Penambahan ukuran pakaian sebesar 2 sentimeter saja diklaim dapat memberikan keuntungan jarak lompatan hingga 5 meter karena daya angkat (lift) yang lebih besar.
Federasi Ski Internasional (FIS) dengan tegas membantah adanya bukti pelanggaran tersebut dan menyebutnya sebagai “rumor liar”. Meski demikian, pengawasan di gerbang start Large Hill hari ini diperketat secara signifikan untuk menjaga integritas kompetisi.
Ajang ini menjadi panggung pembuktian bagi sejumlah nama besar. Diantaranya ada atlet andalan Jepang, Ryoyu Kobayashi, yang sebelumnya telah mengamankan emas di nomor Normal Hill, berambisi mengawinkan gelar dengan membidik emas kedua di Large Hill. Namun, ambisi Kobayashi dihadang oleh Domen Prevc (Slovenia) dan Jan Hoerl (Austria) yang tampil dominan di sesi latihan resmi.
Sorotan juga tertuju pada juara bertahan asal Norwegia, Marius Lindvik. Setelah sempat tersandung skorsing akibat masalah manipulasi pakaian di awal musim, kembalinya Lindvik di laga final ini menjadi ujian mental sekaligus pertaruhan reputasi tim Norwegia.
Siapakah yang akan menaklukkan angin di Val di Fiemme dan membawa pulang emas? Apakah Kobayashi mampu mencetak sejarah ganda, atau justru kontroversi regulasi akan melahirkan juara baru yang tak terduga? Hasil akhir lompatan hari ini akan menentukan segalanya. (*)



